Pada bahasa Python, syntax yang digunakan untuk menampilkan program adalah print(). Tidak seperti bahasa C++ yang lumayan panjang, python hanya menggunakan fungsi print()...
Python Eveywhere
Learning Programming
Post Page Advertisement [Top]

Topologi
Tabel Addressing
Device
|
Interface
|
IP Address
|
Subnet Mask
|
Gateway
|
R1
|
Fa1/0
|
10.10.10.1
|
255.0.0.0
|
N/A
|
Fa0/0
|
192.168.21.254
|
255.255.255.0
|
N/A
|
|
R2
|
Fa1/0
|
10.10.10.2
|
255.0.0.0
|
N/A
|
Fa0/0
|
192.168.12.254
|
255.255.255.0
|
N/A
|
|
S1
|
N/A
|
VLAN1
|
N/A
|
N/A
|
S2
|
N/A
|
VLAN1
|
N/A
|
N/A
|
PC0
|
NIC
|
192.168.21.1
|
255.255.255.0
|
192.168.21.254
|
PC1
|
NIC
|
192.168.12.1
|
255.255.255.0
|
192.168.12.254
|
- Setting basic router
Konsep Dasar
Router memiliki 6 mode:
- Setup Mode
- Router masuk setup mode jika NVRAM kosong alian tidak memiliki konfigurasi. Biasanya kondisi ini tejadi ketika kita mengaktifkan router baru atau setelah melakukan reset konfigurasi.
- User Mode
- Hanya terdapat beberapa command untuk monitoring
- Command show terbatas, ping dan traceroute
- Ditandai dengan : Router>
- Privileged Mode
- Terdapat beberapa command monitoring dan troubleshooting
- Terdapat semua comman show, ping, traceroute, copy, dan juga erase
- Ditandai dengan : Router#
- Global Configuration
Mode
- Untuk mensetting keseluruhan router misalnya hostname, dan konfigurasi routing.
- Semua konfigurasi yang kita inputkan berefek global di router
- Ditandai dengan : Router(config)>
- Interface Mode
- Untuk konfigurasi interface secara spesifik, misal Interface fa0/0.
- Rommon Mode
- Untuk recovery password
- Jika lupa password console dan telnet, atau lupa password enable maka gunakan rommon moce untuk melakukan recovery password dengan mengubah nilai confreg
Konektifitas Console
Untuk koneksi router menggunakan console, membutuhkan kabel
console dan converter DB-9 to USB. Proses remote console dapat dilakukan dengan
aplikasi putty(link download) atau hyperterminal untuk sistem operasi Windows.
Sedangkan di Linux dapat menggunakan Minicom –s.
Konfigurasi
Untuk mensetting basic router pada R1 dan R2, gunakan akses
console dari PC0 dan PC1 (lihat pada topologi). Seteleh itu ketikkan command
basic router dibawah ini di R1 dan R2.- Setelah log in telnet,
ketikkan perintah enable untuk masuk ke Privileged Mode.
- Lalu masuk ke Global Con
figuration Mode dengan mengetikkan perintah config terminal.
- Selanjutnya berikan nama
untuk device router.
- Disable DNS lookup untuk
mencegah router melakukan translasi command yang salah ketik.
- Setting password untuk mode
privilege.
- Setting password console.
Aktfikan timeout command sehingga jika selama 5 menit 0 second tidak ada
aktifitas, maka akan log out sendiri.
- Setting password vty.
Aktfikan timeout command sehingga jika selama 5 menit 0 second tidak ada
aktifitas, maka akan log out sendiri.
- Enable enkripsi clear text
passwords.
- Setting IP Address dan
Interface Description. Aktifkan interace router dengan sub-command no-shutdown.ÂÂ
- Setting clock di router,
contoh seperti dibawah:
- Simpan konfigurasi file running-configuration
ke startup-configuration.
Ketika kita mensetting router, maka
konfigurasi akan disimpan sementara di file running-configuration (RAM), oleh
karena itu proses menyimpan penting untuk dilakukan agar saat router reboot
atau shutdown, file konfigurasi router masih tetap disimpan di
startup-configuration (NVRAM).
Note : Ulangi langkah yang sama diatas untuk mensetting
basic router pada R2 dan setting IP interface router yang belum di R1 maupun
R2.
Verfikasi
Setelah mensetting
basic router R1 dan R2, langkah selanjutnya lakukan verifikasi bahwa
konfigurasi yang kita inputkan sudah benar dengan command show
running-config dan show ip interface brief.
Lakukan tes Ping :
- Dari PC0 ke fa0/0 R1
- Dari PC1 ke fa0/0 R2
- Dari fa1/0 R1 ke fa1/0 R2
Pastikan tes Ping
diatas berhasil semua. Gunakan CMD di PC untuk tes Ping.
Menampilkan informasi
full konfigurasi router
- Gunakan tombol Enter untuk menampilkan per baris
- Gunakan tombol Space untuk menampilkan per screen
- Gunakan tombol q untuk exit dari tampilan konfigurasi router
Ceklah konfigurasi
diatas, apakah ada yang salah atau tidak.
Menampilkan informasi
interface
Dari tampilan
informasi interface, cek apakah IP yang sudah diconfig sudah sesuai tabel
addressing atau belum.
Tes konektivitas
antar router R1 dan R2
Ulangi test Ping sampai success rate 100%.
Hey there, We are Blossom Themes! We are trying to provide you the new way to look and use the blogger templates. Our designers are working hard and pushing the boundaries of possibilities to widen the horizon of the regular templates and provide high quality blogger templates to all hardworking bloggers!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment